Minggu, Februari 24, 2013



Trans7 berdiri dengan nama TV7 berdasarkan izin dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Jakarta Pusat dengan Nomor 809/BH.09.05/III/2000 yang sahamnya sebagian besar dimiliki oleh Kompas Gramedia (KG) dan 12% dimiliki Bakrie & Brothers (perusahaan konglomerat milik Aburizal Bakrie yang memiliki antv). Pada tanggal 25 November 2001 keberadaan TV7 telah diumumkan dalam Berita Negara Nomor 8687 sebagai PT Duta Visual Nusantara Tivi Tujuh. Logo TV7 Sendiri diartikan sebagai simbol dari "JO" yang merupakan singkatan dari Jakob Oetama, Pemilik TV7.

Pada 15 Desember 2006 (bertepatan dengan ulang tahun Trans Corp yang ke-5), TV7 mengubah logo dan namanya menjadi Trans7 setelah 55% sahamnya dibeli oleh Trans Corp pada 4 Agustus 2006, yaitu dengan mengubah kata TV menjadi Trans. Meski perubahan ini terjadi, namanya tetap menggunakan angka 7. Sejak itu letak logonya pun diubah pula, dari posisi yang biasanya di sudut kiri atas menjadi sudut kanan atas agar letak logonya sama dengan Trans TV yang letak logonya selalu di sudut kanan atas.





Sabtu, Februari 23, 2013

Trans TV


Trans TV atau Televisi Transformasi Indonesia adalah sebuah stasiun televisi swasta Indonesia mulai secara terrestrial area di Jakarta, yang dimiliki oleh konglomerat Chairul Tanjung. Dengan motto "Milik Kita Bersama", konsep tayang stasiun ini tidak banyak berbeda dengan stasiun swasta lainnya. Trans TV adalah anak perusahaan PT Trans Corporation. Kantor Pusat stasiun ini berada di Studio TransTV, Jalan Kapten Pierre Tendean, Jakarta Selatan.






Selasa, Maret 27, 2012

Fast Track Your Way To Success


There must be a reason why some people are more successful than others? Is it simply a random thing the usual "nothing ever works for me?" Is it simply that one person has a greater desire than another?

Yes to be sure things like luck play a part. But there is one hidden factor which is so vital, that is belief... it plays an essential part in conditioning the subconscious that a goal is attainable. Without belief, a person is doomed to failure regarding attaining success.

A good example of belief was Thomas Edison. He failed thousands and thousands of times before he succeeded. A lesser mortal would have given up, but his belief system was such that he refused to give up. Learning how to be successful in life is perfectly illustrated in this example. When belief is built into the subconscious, success is in most cases inevitable. When you add desire into the equation, success can happen very quickly. But getting this belief is the most difficult part of the process.
How do you get belief?

A good start is to read relevant books associated with this topic. The best is "Think And Grow Rich" by Napolean Hill. The human mind needs to be trained in the art of attaining belief, and it takes a lot of hard work. The human mind is not used to having these thoughts, as lots of thoughts generally are of the negative variety. To change these thoughts into positive thoughts will take awhile. Lots of determination is needed, but the rewards are enormous for those who stay the distance. Another good way is to mix with like minded people who are already successful. You will learn lots of things about the qualities needed for success. Also attend seminars in your specialist field whenever you can. Seminars in particular can instill belief and motivation in you to go out there and conquer the universe.

Another good idea is if a task is beyond you, do not lose that belief. People in third world countries will do things for you at an economical cost, and this will enable you to move forward in your activities. Nobody is perfect, so accept your limitations and get others to do the things you can't do.

Head out into the world today, and start learning the basics of belief. Read books, go to classes, and get your mindset tuned for success. Once belief is mastered your success can happen fast and without warning. Prepare to be shocked, once you have learnt the power of belief.

Sumber : http://knowledgelights.blogspot.com

Working In Business Instead Of On Business


Guys...waktu buka http://www.linkedin.com gak sengaja baca nih artikel...saat gue dalami ternyata..wow...keren juga artikelnya. Cekidot.

Your business goes as you go. If you spend all your time working in your business, your business will not grow, because you aren't taking the time to think about its growth and how you want to market your business.The one thing in your business you need to have a handle on, and be in control of, is the marketing. You don't necessarily have to do all of the marketing yourself, but ultimately its success or failure will come back to you.If you are spending all your time in the business on a day-to-day basis, you don't have enough time to work on the marketing of your business.

No matter what business you are in, you are really in the business of marketing that business.
One of the best tips I have ever heard about this is that you need to do at least one thing every day to market or grow your business. That seems like a simple tip and something that we can all do. And it is, if you don't get caught up in the day-to-day stuff and not get to it or forget to do one small thing to market your business.

For example, you spend 8-10 hours handling a major issue in the company, you are totally drained and just want to go home, have some dinner, and enjoy a couple minutes of quiet time before you go to bed. If you are aware of the importance marketing holds in your business, you will take the time to do one thing before you leave for the day that has the potential to get you a new client. It might be something as simple as sending a newspaper article with a small sticky note on it to a prospect, or it could be something more complicated like writing a good article for better exposure, but if you take the time to do it, you won't ever feel like your business is drying up because you will always have business coming in.

If you decide you are too tired and skip this one small thing, go home and ignore it, which is the easy thing to do, it will get skipped more times than you do it, and eventually you will find that you are not doing it at all. Your business will eventually suffer and all it would have taken is a little more of your time to make it successful.

Sumber : http://knowledgelights.blogspot.com

Kamis, Maret 15, 2012

Cara membuat instaler Windows 7 menggunakan USB flashdisk

Koala membuat bootable USB dari CD Windows, bukan file ISO. Maka untuk membuat USB installer, Anda membutuhkan komputer yang berjalan pada Windows (Windows XP atau yang lebih baru), DVD, CD/DVD original Windows (Windows 7, Vista, atau Windows Server System 2008) , komputer harus terinstal NET framework. 2.0 atau yang lebih tinggi, dan USB flashdisk dengan kapasitas minimal 4 GB.

1. Silahkan download Koala di SINI
2. Masukkan DVD installer Windows 7 ke dalam optical drive PC Anda
3. Tancapkan flashdisk
4. Jalankan Koala (lihat sceenshot di bawah)


5. Klik Scan pada bagian Source untuk melakukan scan sumber CD/DVD instalasi pada optical drive
6. Klik Scan pada bagian Destination untuk melakukan scan drive USB yang akan dijadikan installer
7. Yang terakhir, klik tombol Start untuk memulai proses pembuatan USB installer untuk Windows 7

Proses ini memerlukan waktu sekitar 10 – 15 menit, bergantung pada spesifikasi komputer Anda. Jika sudah selesai silahkan menggunakannya untuk melakukan booting komputer. Jangan lupa menyesuaikan pilihan first boot pada setting BIOS.
Kalau sudah paham silahkan mencoba membuat instaler Windows 7 menggunakan USB flashdisk Anda.

Cloud Computing

Blogger lovers...secara tidak sengaja browsing untuk penyegeran setelah seharian kerja , saya menemukan sebuah situs layanan cloud computing. Karena belum pernah mencoba cloud computing, saya pikir inilah saatnya mencicipi teknologi masa depan yang bakal menggeser cara komputasi tradisional sekarang ini.

Kedepannya semua aplikasi komputer dan penyimpanan data akan dijalankan secara online ‘di awan’ (cloud). Jadi kita tidak perlu lagi pusing mencari aplikasi seperti MS-Office misalnya, karena semua bisa kita pakai secara gratis dan menghemat biaya operasional sebuah perusahaan, cukup membutuhkan koneksi internet.



Inilah tampilan dekstop cloud computing ketika saya akses pertamakali.

Setelah mendaftar Anda bisa login, dan inilah tampilan dekstop cloud computing.

Mau menambah aplikasi bisa banget seperti games, office, music dll. Kita tinggal memilih aplikasi apa saja yang kita butuhkan, lalu klik Add. Sangat banyak aplikasi yang tersedia di sini. Silahkan eksplor sendiri.

Tersedia media streaming mulai dari permainan Angry Birds hingga ke pemutar musik online. Anda juga bisa terkoneksi dengan teman yang telah terjalin, karena cloud computing ini juga berfungsi sebagai jejaring sosial.

Ingin mencoba? Silahkan KLIK INI.


Minggu, Mei 15, 2011

"Pede" Bicara di Depan Umum

Bagi sebagian orang, bicara di depan umum bisa jadi momok yang menakutkan. Menjadi semacam fobia tersendiri. Namun, bagi segelintir orang lainnya, bicara di depan umum justru menjadi sumber mata pencaharian. Apa rahasia bisa sukses bicara dengan lancar di depan umum?


“Untuk bicara di depan umum diperlukan persiapan, tapi hati-hati juga, ada orang yang bisa jadi takut untuk bicara karena terlalu banyak persiapan. Menurut saya, boleh mempersiapkan diri ketika akan bicara di muka umum, tapi yang terutama harus nyaman dengan diri sendiri dulu. Ragu untuk tampil adalah musuh nomor 1,” tips dari Alexander Sriwijono, psikolog sekaligus salah seorang penulis buku Talk-inc Points di acara talkshow yang digelar di Kinokuniya, Plaza Senayan, Kamis (28/05). Kadang, ragu menghampiri karena kita berpikir bahwa orang yang akan kita ajak bicara, atau para hadirin ini, lebih tua dan lebih tahu ketimbang kita. Usahakan untuk berpikir lebih positif.

Becky Tumewu dan Erwin Parengkuan mengatakan bahwa bicara merupakan hal yang alamiah yang dimiliki manusia. Maka, seharusnya manusia tak perlu takut untuk berbicara. Menanggapi pernyataan bahwa untuk bicara di depan umum itu adalah bakat yang diberikan Tuhan, Erwin Parengkuan menjawab bahwa bicara bukanlah bakat, tetapi yang membedakan adalah materi yang akan disampaikan. Agar sukses, seseorang harus bisa dan mau berlatih berkomunikasi dengan memerhatikan dan lebih peka, pelajari seberapa sering orang salah menangkap isi pembicaraan Anda, dan bagaimana Anda menyampaikannya kala itu, juga perhatikan respons dan bahasa tubuh orang yang diajak bicara. Berbicara itu seperti menari tango, dibutuhkan respons timbal-balik.

Alexander Sriwijono menambahkan, “Komunikasi itu dipakai di mana saja. Menurut saya, bicara di depan umum bukan perkara talenta, tapi masalahnya adalah bagaimana menyampaikan sesuatu dengan benar. Zaman sekarang banyak orang yang mengganti kata ‘tolong’ dengan ‘dong’, misalnya. Itu kan tidak sopan. Nah, perlu untuk belajar berkata-kata dengan baik, dan mempelajari respons dari orang lain.”

Dalam bukunya, ketiga penulis, Alexander Sriwijono, Becky Tumewu, dan Erwin Parengkuan menekankan terhadap 3 poin yang penting dan harus ada ketika seseorang ingin sukses bicara di depan umum. Sebanyak tiga poin yang disampaikan adalah; Kekuatan Mental, Ketepatan Kata, dan Totalitas Bahasa Tubuh. “Ketika kita sudah merasa takut untuk bicara di depan umum, ketiga pilar tersebut pasti jadi hancur. Ketika seseorang bisa mengalahkan rasa takut, keadaan akan lebih lancar. Diperlukan ketiganya untuk bisa menyelaraskan dan menyeimbangkan suasana,” terang Becky Tumewu.

Ketika ditanyakan perihal public speaking para calon pemimpin negara ini, Alexander Sriwijono mengatakan, “Menurut saya, public speaking itu menyangkut timeless memory. Saya sudah memiliki 2 anak. Saya mau, apa pun yang saya sampaikan di muka umum tercatat di media selama 15-20 tahun ke depan. Saya tak mau, ketika anak saya membaca apa yang saya katakan di masa itu, mereka malu. Saya harus bisa live up dengan apa yang saya katakan. Jadi, menurut saya, ketika menyangkut pemimpin yang layak adalah orang yang bisa mempertanggungjawabkan perkataannya di masa mendatang.”
SELAMAT DATANG DI "READMORE", KRITIK DAN SARAN MEMBANGUN KAMI TUNGGU DARI ANDA. TERIMA KASIH